Home » » SENJA YANG MENUNGGU DI KOTA TUA.

SENJA YANG MENUNGGU DI KOTA TUA.

Posted by CB Blogger


Langit sore yang berpangkuan dengan iringan awan, hujan yang tak lagi memeluk deras bunga keindahan, malam yang perlahan terbit menggugurkan senja di hadapanmu, kita yang berjumpa hanya dalam kehangatan mimpiku. Inilah titik pemberhentianku.
Seperti dua aliran sungai kecil yang berjalan-menjalar saling menelusuri perjumpaan pada muara lautan. Kira-kira apa rasanya yang pada perjumpaannya seringkali menjarangkan gelombang rindu dan kita menikmatinya? Kira-kira apa artinya yang pada perjumpaannya kita dapat saling mengarungi birunya lautan keikhlasan menerima di kedalaman hati yang paling dalam? Lalu kira-kira untuk apa perjumpaan ini bila pada akhirnya diantara kita terbentang riak raksasa yang sanggup mengombang-ambing perasaan hingga mendamparnya di pulau kehilangan tak bertuan? 
Dalam diam, hati ini berceloteh pada dirimu yang tak ada.
Dengan kesendirian, kabut senyum ragamu masih tetap mendiami menemani.
Di saat takut, aku masih saja berani hembuskan nafas cinta padamu.
Dan luka, walau mempesona takkan menukar laku rasa yang masih ada. 
Hai rindu, begitu sapaan orang kepadamu kan? kau datang lagi untuk kesekian kalinya ya? rasanya sudah terlalu sering kita berjumpa.
Kau siapa? Katamu bersama raut wajah yang mengisyaratkan kebingungan. 
Aku pun mulai bingung, kebingungan yang bertingkat. Bagaimana bisa kau tak mengenaliku sedang aku merasa mengenalmu hingga hari-hari kita begitu akrab? Apa yang membuatmu lupa di perjumpaan kita pada hari dimana hanya ada dunia yang ku rasa pilu?
Hei rindu, kuberitahu padamu. Kau yang lebih dulu datang mengendap-endap kepadaku lalu kubiarkan kau menyelinap tanpa pernah menduga bahwa kau akan lama menetap hingga basah rindu ini benar-benar mengucap. Aku mengingatnya, kita berjumpa hanya dalam mimpiku.
Lantas masihkah kita bagai dua aliran sungai kecil yang berjalan-menjalar saling menelusuri perjumpaan pada muara lautan? Kukira tidak. Aku dan rangkaian tubuhku kini hanya bisa merindu bagai teratai tandus yang setia dalam penungguan sentuhan aliran sungai cintamu di tepian pelukan sepi. Bahwa setiap perjumpaan itu tidak melulu tentang saling mencari dan saling menemukan kan? Bagaimana jika kamu saja sendiri mencari sedangkan aku menunggu untuk ditemukan?
Aku selalu percaya jika memimpikan masa depan kita hanya tinggal mengusahakan sabar menunggu, namun jika memimpikan masa lalu kita hanya tinggal mempercayainya bahwa penyesalan atau kebahagiaan itu ada. Coba perhatikan ini baik-baik, bahwa menunggu itu lelah, penyesalan dan kepedihan itu lelah, rindu yang telah lama menggerutu pada individu yang lama tak bertemu itu lelah, maka meminta maaflah pada kelelahan jika kau tak sanggup lagi menjadi lelah karena menemani kelelahan itu. Bukankah maaf dan memaafkan itu membahagiakan?
Untukmu yang sedang jatuh cinta.
Aku selalu ingin bertanya pada orang-orang sepertimu.
Kalau saja kamu harus menunggu, masihkah kamu mau menjatuhkan cinta pada yang seperti itu?




1 comments:

  1. Website paling ternama dan paling terpercaya di Asia
    Sistem pelayanan 24 Jam Non-Stop bersama dengan CS Berpengalaman respon tercepat
    Memiliki 9 Jenis game yang sangat digemari oleh seluruh peminat poker / domino
    Link Alternatif :
    arena-domino.club
    arena-domino.vip
    100% Memuaskan ^-^

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Sample text

Sample Text

Social Icons

Followers

Featured Posts